Aku menyukainya semenjak dia membantuku menyelesaikan masalah ku disekolah. aku mengaguminya. menurutku dia pria yang sangat gentle.
Caraku menunjukan rasa suka ku kadang-kadang terlihat berlebihan didepan kawan kawanku yang lain. tentu saja tidak terlihat didepan nya. aku sering terliat sangat Lebay ketika dia mulai menebarkan pesonanya. tentu saja ketika dia sudah tak tampak. biarlah orang lain menilaiku seperti apa, yang jelas aku bahagia dengan perasaan dan sikap seperti ini.
sampai kini, aku masih menyukainya. dia semakin terlihat hebat diamataku. seluruh sikapnya terlihat istimewa dimataku. namanya saja Love Is Blind. haha..
Yuda. ya, namanya Yuda. Yuda adalah seseorang yang mencuri hatiku, tepatnya menempati ruang dalam hatiku selama satu tahun ini.da adalah seseorang yang istimewa dimataku. seseorang yang hebat dimataku. seseorang yang sangat ku kagumi. seseorang yang akan selalu menjadi sahabatku, ya, tidak lebih :(
Yuda tak akan mungkin bisa menjadi milikku. Perasaanku tak mungkin akan terbalas olehnya. Dia hanya menganggapku sebagai saudara dan sahabat. tidak lebih.
Yuda yang kukenal, adalah pria yang sangat setia. yang kutau hingga kini dia masih menyukai Dwi. Dwi adalah Wanita yang sangat beruntung tetapi sangat Tolol. Status Dwi dan Yuda sekarang hanyalah sebagai mantan Kekasih.
beberapa Bulan yang Lalu, Dwi telah mengakhiri hubungannya bersama Yuda dengan alasan bahwa Dwi sudah tak mencintai Yuda Lagi. Itu berita baik buatku, akhirnya aku bisa keluar dalam kesedihan dan kekecewaan yang sangat luarbiasa. tapi aku kembali menyadari, buat apa bahagia melihat orang yang aku cintai tak bahagia? buat apa mencari kebahagian dari orang yang ku cintai lalu melihat orang yang aku cintai malah tersiksa sendiri? apa Guna nya senyuman yang terukir dibibir ku sendiri tetapi meliat orang yang kucintai malah bersedih? Kusimpulkan, Cinta gak harus memiliki. cukup meliat orang yang kucintai bahagia itu cukup. ya, cukup dikatakan CINTA SEJATI.. cinta yang tetap terukir dengan senyuman dari kedua pihak. bukankah senang meliat orang yang kita cintai bahagia? walapun itu menyiksa perasaan kita sendiri, tapi kesedihan itu bisa terhapus dengan meliat senyumannya.
sejak aku menyadari kesalahanku menyimpulkan Cinta itu Adalah Memiliki, aku pun berusaha menyatukan Dwi dan Yuda. berbagai Usaha kulakukan. tapi jujur, usaha itu membuat aku semakin tersiksa. Walaupun usaha itu tak terliat berhasil, tapi aku sangat tersiksa meliat diriku terliat bodoh menyatukan orang yang aku cintai dengan seseorang yang amat tak memiliki perasaan.
di tengah Usaha menyatukan mereka, ternyata Dwi sudah memiliki pasangan baru. mereka terliat sangat mesra. dan itu membuat Yuda sangat terluka. suatu hari aku dan Yuda meliat Dwi bergandengan dengan mesra dihalaman sekolah. kuliat Yuda menatap mereka berdua dengan pandangan putus Asa. Aku tau, hatinya pasti sangat teriris. sangat.
" Terimakasih mey, terimakasih untuk usahamu " ucapnya waktu itu dengan tersenyum simpul menatap Dwi dan pacar barunya.
aku berbalik kearahnya.
" tapi ini sudah cukup, aku sudah bahagia meliat nya tersenyum bersama pria itu. walaupun jujur hatiku sangat sakit " lanjut Yuda.
Aku diam, Aku tak bisa meliat orang yang Aku cintai dan kukagumi harus merasa sakit karena wanita yang tak menyadari kesalahannya.
" Kebahagian dia adalah Kebahagianku. walaupun aku tak bisa memilikinya, tetapi aku senang memiliki senyumnya. walaupun senyumnya itu hanya kuliat dari arah yang jauh " ujarnya lagi kemudian berbalik kearahku sambil tersenyum. aku menganguk pelan. ya, itu cinta yang Kusimpulkan. 'Kau benar Yud, dan itu yang kulakukan juga untukmu' batinku. aku tersenyum.
CInta Gak harus Memiliki, cukup meliat Orang Yang kita Cinta itu bahagia, Itu sudah lebih dari Cukup. Walaupun Yuda tak bisa kumiliki sebagai seorang pacar, tapi aku bisa memilikinya sebagai sahabat. Walaupun aku tak bisa membuatnya tersenyum karena menyukaiku, tapi aku bisa meliatnya tersenyum karena orang yang dicintainya.
Bukankah itu Cinta Sejati ? :)
*bersambung*
No comments:
Post a Comment