Pages

Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

Thursday, June 9, 2011

Masalah selamanya tetap masalah

pejamkan mata bila kuingin bernafas lega.
ketika kubuka mata ini, aku berharap semua kembali membaik. segalanya berubah menjadi lebih baik. tapi itu semua hanya inginku saja.
Semua masalah bagai menghimpit kepalaku. Rasanya seperti ingin pecah saja. kemudian aku kembali menarik nafas paling dalam. pejamkan mata dan terbang kemimpi-mimpi yang masuk dalam tidur.
dan ketika ku bangun aku bernafas lega. Masalah itu bagai hilang. Namun kembali datang. Kusadari masalah itu hanya hilang sesaat. Hanya hilang ketika aku memejamkan mata. dan kembali ketika Kubuka mataku, Kepalaku kembali terhimpit.
Ku selusuri jalan dengan membawa masalah yang semakin menghimpit. Masalah itu semakin nyata.
Kadangkala aku seperti ingin berteriak, membertitahu seisi bumi akan beban yang kurasa. Tapi ada saja inginku mengurung niat itu. Aku tetap tersenyum walau hatiku sangat sakit. Aku tetap tersenyum walaupun beban ini semakin menghipit. Aku tetap ceria walau hatiku selalu menangis. Aku tak lemah. Aku tak menyembunyikan. Aku hanya ingin terlindung dari Masalah baru.
Ketika sesuatu menghimpit, ketika sesuatu tak bisa kita tanggung sendiri, yang kita butuh hanyalah teman. Sahabat yang bisa mendengarkan kita. Seseorang yang bisa menenangkan kita. Seseorang yang bisa membuat kita menjadi lega.
Tapi aku tak bisa. Aku tak bisa mengungkapkan betapa sakitnya aku. betapa Berat beban yang kurasa. Aku hanya bisa merasa. Tanpa harus diungkapkan dengan sebuah Kata-kata.
Aku menangis dis
saat orang-orang meliat aku tertawa. ya, tangis itu tak keluar dari mataku. Tetapi keluar dari hatiku. dan tak ada yang bisa meliatnya. Hanya Aku sendiri yang merasakannya.
Aku kembali menyelusuri jalan yang sepi. Memasang wajah cerah walaupun hatiku sangat teduh. Menunjukan pada dunia 'Aku Baik-Baik saja.' walaupun sebenarnya Aku merasa tidak baik. Walaupun aku merasa sesuatu telah menyakitiku.
Sungguh, Setiap masalah itu mulai menghimpitku kembali, aku menanamkan pada diriku. "semua Akan kembali Normal besok" kemudian aku tidur walaupun aku tak merasa kantuk sama sekali.
Kadang aku melamun. ditengah lamunanku aku bertanya "mengapa ada masalah tanpa ada penyelesaian?" aku kembali menarik nafasku dalam-dalam hingga aku sendiri merasa sesak.
Aku melalui hidup dengan banyak nya sebuah masalah.
Aku melalui hidupku dengan beragam masalah.
Aku melalui hidup yang penuh kebuntuan.
Aku melalui hidup yang penuh dengan kerikil kerikil.
Aku berharap suatu saat nanti kebahagiaan menghampiriku. bukan untuk singgah, tapi untuk menemaniku, SELAMANYA~

*FIKSI wkwkwkwk